KEMAMPUAN merangkai kata-kata indah tidak hanya milik seorang pujangga. Pelajar pun bisa melakukannya tanpa harus bertapa selama tiga hari tiga malam. Caranya? Belajar jurnalistik dong! Emang ngefek? Nggak percaya? Beberapa responDet di bawah ini sudah merasakan keuntungannya. Sepertinya, responDet sangat menikmati belajar jurnalistik. Buktinya, 87,1 persen menganggap bahwa tahu jurnalistik itu memiliki banyak keuntungan. Apa sih? Yang terutama bisa bikin lebih kreatif (77,9 persen), terkenal (9,4 persen), dan tulisannya jadi bagus (6,5 persen).
Kayak responDet berikut ini. Namanya Bella Anastasia. Dia bersekolah di SMA Muhammadiyah 2. Menurut Bella, belajar jurnalistik tuh punya banyak keuntungan. Di sekolah, dia jadi lebih kreatif. Setelah ikut ekstrakurikuler jurnalistik, Bella bisa ngelakuin banyak hal yang dulu jarang dia lakukan. Contohnya, bikin cerpen. Dulu tuh Bella nggak pernah bikin cerpen. Tapi, sekarang dia jago tuh bikin cerpen! "Hehehe jadi malu. Sebenarnya, ya nggak jago-jago banget. Cuma, rasanya lebih kreatif. Ikut ekskul jurnalis efektif kok," ujar cewek bernama Bella itu.
Selain Bella, ada Siti Aisyiyah dari SMPN 6. Cewek yang juga ikutan ekskul jurnalistik di sekolahnya itu merasa bahwa belajar jurnalistik punya banyak keuntungan. Menulis jadi lebih kreatif. Hasil karyanya pun lebih indah. Siti juga merasakan manfaat lain belajar jurnalistik. Catatan pelajarannya bisa lebih mudah dibaca dan dicerna. Belajar pun jadi lebih menyenangkan. "Belum lagi jurnalistik itu nggak memerlukan banyak biaya," ujarnya bangga.
Selain itu, Siti mudah melakukan komunikasi bila dilakukan dengan pesan tertulis. Misal, ketika ingin meninggalkan rumah, tapi tidak ada orang. Dia akan meninggalkan pesan lewat secarik kertas untuk orang rumah. "Salah satu fungsi jurnalis kan ngasih informasi. Nah, ini bentuk pemberian informasiku ke orang rumah," lanjut cewek yang emang hobi nulis itu. Selain Siti, ada Samsul Arifin yang suka belajar jurnalistik. Dia sekarang makin terkenal setelah belajar jurnalistik. Terkenal? Emang setelah belajar jurnalistik, kamu dapat apa? Keren dong bisa terkenal karena karya.
"Ya, terkenal karena foto-fotoku bagus. Kan, sering aku pemerin ke teman-temanku gitu. Tapi, aku nggak ikutan ekskul. Aku belajar ke kakaknya temanku. Menurutku, itu lebih efektif sih. Soalnya, lebih leluasa belajarnya," ujar Samsul yang sekolah di SMPN 30.