SMAN 07 Malang SaBhAtAnsa Community ! - Balada Sepasang Sepatu Usang
SABHATANSA BERITA arrow CERPEN ! arrow Balada Sepasang Sepatu Usang

SABHATANSA MENU
SABHATANSA ALUMNI
IKATAN ALUMNI SMAN 07
SEPUTAR ALUMNI
LOGIN
Silahkan Daftar di sini & kalian bisa update & beri informasi terbaru tentang SMAN 07 melalui Tulis sesuatu di dinding? dsb..
member image
admin


member image
admin


member image
admin


member image
dekha


member image
prima


member image
LisIndra


  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
  • SMAN 07 MALANG
BERITA KEMARIN ?
Friday, 03. September 2010
Monday, 30. August 2010
Wednesday, 18. August 2010
Tuesday, 17. August 2010
Monday, 16. August 2010
Friday, 13. August 2010
Tuesday, 10. August 2010
Thursday, 05. August 2010
Saturday, 31. July 2010
Saturday, 24. July 2010
Thursday, 22. July 2010
Saturday, 17. July 2010
Monday, 19. July 2010
Tuesday, 13. July 2010
Friday, 09. July 2010
Wednesday, 07. July 2010

 

Image 


Advertisement

 
 

 
 
Balada Sepasang Sepatu Usang | Print |
on 22-01-2010 23:07

Favoured : None

Published in : , CERPEN !

AKU berlari sekencang-kencangnya, meluncur di antara anak tangga. Kuhampiri rak yang berada di teras rumah. Aku sambar sepatu kets lusuh yang warnanya sudah tidak jelas karena itu satu-satunya sepatu yang aku punya. Kutarik dan kuikat erat-erat talinya.Mentari sudah menunggu lama untuk menemaniku ke sekolah pagi ini. "Celaka! Bisa telat aku..." kataku kepada diri sendiri. Inilah aku. "Mr Late" adalah trademark yang diberikan oleh teman-temanku. Tak ada angin tak ada hujan, bimsalabim adakadabra. "CLIIINGGG..." bukan sulap bukan sihir. Sebuah bangunan megah sudah berada di hadapanku, kukuh dan besar.


"Reep" tidak pernah tersasar ketika mengantarku.

Meski dia bukan kendaraan bermesin, tapi dia sanggup berlari secepat kilat dan selalu setia mengantarku ke mana pun aku pergi. Hanya Reep yang sanggup diberikan oleh kedua orang tuaku, sepeda gunung yang masih berdiri tegap walaupun usianya sudah tak muda lagi.

Aku berlari terengah-engah, mendaki tangga demi tangga. Otot kakiku mengeluh, memberikan sinyal yang memanjat ke dinding-dinding pembuluh darahku, merayapi untaian saraf motorik, melompat ke otak, lalu terjun bebas ke indra pengucapku.

Walhasil, lisanku mengeluarkan melodi yang aneh bin ajaib, "Waduh, capek juga ya..!!!" Seketika pori-poriku memberi respons yang luar biasa, menangis sejadi-jadinya, dan akhirnya terproduksilah cairan setengah kental yang bila dicicipi rasanya asin luar biasa. Siiip... Aku menepuk-nepuk dadaku, memuji diri sendiri.

Benar-benar makhluk luar biasa. Lihat saja karena keluarbiasaanku, aku telat luar biasa juga. Kecepatan Reep tak mampu menyaingi rekor tidurku yang tak kenal waktu. Beginilah jadinya.

Puluhan, bahkan mungkin ratusan siswa, telah membentuk deretan-deretan pagar tak terpisahkan. Ratusan siswa itu berderet di depan dan belakang, menggenggam lembaran-­lembaran buram. Begitu juga aku. Aku mengantre dengan waswas. Berbagai kemungkinan buruk terlintas. Mulai diusir, ditertawakan, sampai harus hengkang dari tempat ini gara-gara SPP.

Malang sekali nasibku ini. Begitu banyak orang tua yang mampu, ingin menyekolahkan putra-putrinya setinggi langit tapi mereka malah malas-malasan. Sedangkan aku di sini, keinginan setinggi langit tapi sayangaya aku tak bernasib seperti mereka.

Aku harus bekerja paro waktu agar bisa sekolah. Kadang aku iri dengan mereka Aku memang bukan seorang binaragawan yang memiliki bisep dan trisep luar biasa, tapi aku tetap ingin membantu memanggul beban kedua orang tuaku. Mencoba arung jeram kehidupanku sejak dini.

Ibarat sepasang sepatu usang di antara ratusan sepatu mewah, mungkin itulah kiasan yang tepat untukku. Tak pernah ada yang tahu bila aku tak berteriak bahwa terlalu banyak sepatu mewah seperti layaknya kaum borjuis, ingin diberi perhatian lebih seperti kaum bangsawan. Sering sesuatu yang kecil dianggap sepele dan tak berarti.

Mataku bergerak bagai lensa kamera, berputar, berhenti, berputar, fokus pada objek, dan "klik.. klik.. klik..." beberapa gambar pun terjepret. Deretan pagar manusia telah meleleh oleh waktu.

"Berikutnya!" petugs memanggil antrean. Aku menoleh ke belakang dan kulihat ratusan orang di depanku sudah lenyap. Petugas telah memanggil nomorku berkali-kali, tapi aku baru menyadarinya. Sebagai siswa luar biasa, aku selalu waswas bila musim ujian akhir semester telah tiba. Itulah yang membuat nilai-nilaiku amburadul luar biasa.

Setelah musim UAS, nyawaku untuk tetap belajar di sini selalu dipertaruhkan. Tidak seperti anak-anak lain tentunya. Mungkin ada satu dua gelintir yang sepertiku, tapi tentu saja tetap sama, nasib sepatu usang.­

Lagi-lagi lensaku tertuju pada sesuatu, mengerikan. Apakah itu? Sebuah kotak kecil dengan deretan kecil kelap-kelip. Bila KTP-ku dimasukkan, ketahuan deh kalau aku belum bayar uang SPP.

Itu adalah mesin ajaib yang sangat kutakuti. Aku tak tahu seperti apa aku harus mendeskripsikannya. Yang mampu menghentikan tinta pena murahanku. Kupejamkan mata, aku ambil napas dalam-dalam. Kugerakkan kaki yang dibelenggu keraguan, perlahan. Mendekati petugas, mesin mengerikan itu. Kuberikan lembaran kertas buramku dan terakhir kartu tanda pelajarku. Ini detik-detik penentuanku, apakah harus tinggal atau hengkang. Dan, inilah saatnya aku harus menentukan nasib sepasang sepatu usangku. ***

Penulis adalah pelajar farmasi Universitas Widya Mandala

Last update : 22-01-2010 23:07

Print Send to friend

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
 

UPDATE TERAKHIR
 September 3, 2010, 2:39 pm 
IDUL FITRI 1431 H
Time now
5. September 2010, 03:48
Count to
10. September 2010, 00:00
Time left
4 days
20 hours
11 minutes
DETEKSI JAWAPOS
CURHAT NICH ?
CERPEN !
KARYA GURU & SISWA
REFERENSI BUKU
BLOGGING SISWA !
PRAMUKA SMAN 7
LILIS INDRAWATI (HUMAS)
PRIMA BAGUS PRASETYO
SHINTA PUTRI DINA PERTIWI
DEKA ADRIANTO
AMANDA JESICHA MPK
POLLING SMAN 7
MENURUT ANDA KINERJA OSIS SMA 7 ?
  
HEADLINE NEWS
UN 100 PERSEN WAJIB JUJUR !!!           KEZIA HADI                                                                            KETUA OSIS SMAN 7 MALANG              AMANDA JESICHA KETUA MPK SMAN 7 MALANGMALANG – Suasana Balaikota Malang, Senin (15/3) lalu tampak berbeda. Sekitar 50 an anggota M-Teens OSIS Community (MOC) bersama Wali Kota Malang Drs. Peni Suparto, MAP meneriakkan Ujian Nasional 100 persen Jujur sembari mengepalkan tangan kanan dengan gelang merah melingkar, simbol keberanian. Tak berhenti di situ, mereka menorehkan tanda tangan plus kalimat motivasi di kain sepanjang 100 meter, diawali oleh Peni yang menuliskan “Ujian Nasional harus jujur demi masa depan bangsa dan negara” dengan spidol merah. Aksi tersebut sebagai tanda resmi deklarasi UN 100 persen Jujur yang digagas MOC, komunitas pengurus OSIS dan pelajar SMA se Kota Malang.   Details...


GALERI FOTO SMAN 7 MALANG Bagi teman-teman yang ingin melihat foto-foto terbaru dari kegiatan OSIS dan teman-teman SMAN 7 Malang dapat langsung menuju ke WEB RESMI SMAN 7 MALANG DI http://www.sman7malang.sch.id   SABHATANSA INTERAKTIF -> GALERI FOTO SMAN 07   Details...


UPDATE FOTO GURU SMA 7 REKREASI KE BALI.... Di masa liburan ini Bagi teman-teman SMAN 7 Malang yang kangen dan ingin lihat kegiatan foto guru SMA 7 yang lagi rekreasi di pulau dewata BALI bisa dilihat di menu GALERI FOTO SMAN 7    Details...


Istighosah di Masjid Al Kautsar SMA Negeri 7 Malang Segenap guru dan Karyawan SMAN 7 Malang mengucapkan selamat melaksanakan Istighosah bagi Kelas XII di Masjid Al Kautsar SMA Negeri 7 Malang: Ya Khayyu ya Qoyyum bi rohmatika astaghis.... Wahai (Tuhan) Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri, tolonglah kami dengan rahmat-Mu....  Details...


TRY OUT LBB PRIMAGAMA  Segenap guru dan staff SMAN 07 Malang mengucapkan Selamat menjalani Try Out dari LBB Primagama untuk para siswa kelas XII, semoga kalian dapat menguji kemampuan menghadapi Ujian Nasional 2010. Semoga sukses buat kalian...  Details...


Jadwal UN Segera Disosialisasikan MALANG - Kepastian jadwal Ujian Nasional (UN) 2010 akan segera disosialisasikan di Kota Malang, setelah tanggal pelaksanaan UN dibeberkan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) kepada para kepala Disdik di Kota/Kabupaten se- Jatim. Di SMAN 4 rencananya minggu ini akan disosialisasikan tanggal pelaksanaan UN dan jadwal ujian kepada siswa dan orang tua. Sesuai dengan hasil sosialisasi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), dalam penyelenggaraan UN tahun pelajaran 2009/2010 ujian ulangan bisa diikuti oleh peserta UN yang tidak lulus UN utama termasuk susulannya. Ujian ulangan ini bisa diikuti pada seluruh mata pelajaran yang di UN kan atau sebagian mata pelajaran dengan nilai dibawah 5,50 yang dipilih. Dan nilai yang digunakan untuk penentu kelulusan adalah nilai tertinggi.   Details...


Download NFSP!


SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2010 SEGENAP GURU DAN KARYAWAN SMAN 07 MALANG mngucapkan SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2010 Semoga tahun depan menjadi tahun yang lebih baik daripada tahun yang sudah berlalu.  SMAN 07 MALANG   Details...


Sabtu, 4th September 2010
Cari di WEB SMA 7 ?
CARI ?
Google

September 2010
S M T W T F S
2930311 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
PESAN DAN KESAN !
Name:

Message:

We have 13 guests online
Members: 14
News: 293
WebLinks: 29
Visitors: 731503
38.107.191.97
Today23
Yesterday124
Week927
Month541
All79711

(C) Fliesenstadt

SMAN 07 MALANG Copyright Mei 2009 by IKA-SABHATANSA.NET - Support & Development by DEKA ADRIANTO UTOMO , All Pictures are Contributed by TOTOK DAVITO All rights reserved.